Minggu, 12 Juli 2020

Inilah Asesmen Diagnosis Pada Minggu Pertama BDR

    Pembelajaran yang efektif adalah pembelajaran yang dapat meng­kon­disikan siswa mencapai kemajuan secara maksimal sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Seorang guru yang baik tentu selalu berusaha menciptakan pembelajaran yang efektif. Materinya dapat dilihat di bawah ini.
    Pada kenyataannya tidak semua siswa dapat mencapai kemajuan secara maksimal dalam proses belajarnya. Siswa sering menghadapi kesulitan atau masalah dan membutuhkan bantuan serta dukungan dari lingkungan sekitarnya untuk menyelesaikan kesulitan atau masalah tersebut. Agar dapat membantu siswa secara tepat perlu diketahui terlebih dahulu apakah kesulitan atau masalah yang dihadapi siswa tersebut, baru kemudian dianalisis dan dirumuskan pemecahannya. Untuk keperluan ini diperlukan asesmen diagnosis. 


    Asesmen dapat berupa sejumlah pertanyaan atau permintaan melakukan sesuatu untuk mengukur pengetahuan, keterampilan, intelegensi, bakat, atau kemampuan lain yang dimiliki oleh seseorang. 
Istilah diagnostik dapat diuraikan dari asal katanya yaitu diagnosis yang berarti mengidentifikasi penyakit dari gejala-gejala yang ditimbulkannya. Seperti halnya kerja seorang dokter, sebelum menentukan penyakit dan obat yang tepat untuk menyembuh­kannya, seorang dokter akan mengadakan pemeriksaan secara teliti, misalnya: memeriksa denyut nadi, suara napas, refleks lutut, refleks pupil mata, urine, darah, dan sebagainya. Pemeriksaan awal seperti ini disebut mendiagnosis, sedangkan mengobati disebut terapi. Demikian juga seorang guru terhadap siswanya. Sebelum dapat memberikan bantuan dengan tepat, guru harus memberikan tes diagnostik. Analogi kerja seorang guru dengan kerja seorang dokter.
    Berdasar uraian di atas dapat disimpulkan bahwa asesmen diagnostik adalah tes yang digunakan untuk mengetahui kelemahan-kelemahan siswa sehingga hasil tersebut dapat digunakan sebagai dasar untuk memberikan tindak lanjut berupa perlakuan yang tepat dan sesuai dengan kelemahan yang dimiliki siswa.

6 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Wah mantap sekali karyanya,smg kita bisa menggunakan aplikasi telegram di dunia ini yang telah kita lakukan untuk menjadi penyumbang terbesar di dunia pendidikan di Indonesia

    BalasHapus
  3. Bagus sekali mudah2an dapat memberikan gambaran praktis untuk mempermudah kbm daring bagi siswa dan guru kebih kreatif.

    BalasHapus

PROGRAM SATESAHA DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN

  SATU RT SATU USAHA (SATESAHA) DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN   Suryan Nuloh Al Raniri, S.Pd SMPN 1 Surian kab. Sumedang Email : kang...